Kreasi • Refleksi • Tumbuh

Belajar, Berkarya,
Menginspirasi.

E-Portfolio Praktik Pengalaman Lapangan Mandiri

🧵 Tekstil🪵 Kriya Kayu🎨 Kriya Kreatif
Halaman utama terbuka dalam 10 detik
E-Portfolio 1 · PPG Calon Guru

Setiap proses adalah ruang untuk bertumbuh.

Dokumentasi, analisis, dan refleksi pengalaman Praktik Pengalaman Lapangan Mandiri. Portofolio ini menampilkan proses merancang pembelajaran, menerapkannya, mengevaluasi hasil, dan menyusun langkah perbaikan berikutnya.

✦ Belajar dengan makna
Kreasi jadi refleksi ↗
75%+Keterlibatan aktif dalam kegiatan pembelajaran menurut refleksi LK3
6Komponen analisis utama E-Portfolio 1
1 tujuanPembelajaran yang lebih kontekstual dan inklusif
01 · Identitas

Profil Guru Calon Guru

Profil singkat dan konteks pelaksanaan PPL Mandiri.

👋

Ajib Alfarizi

Mahasiswa PPG Calon Guru · Bidang Studi Informatika

NIM 25105260496SMKN 5 YogyakartaReflektif

Fokus pengembangan profesional

Mengembangkan pembelajaran Informatika yang interaktif, terarah, dan dekat dengan konteks peserta didik SMK. Pengalaman praktik menunjukkan pentingnya menggabungkan media digital, diskusi, tugas kelompok, serta pengelolaan kelas yang mendukung fokus belajar.

PerencanaanMedia digitalManajemen kelasAsesmen

Guru Pamong: Desi Wulandari, ST
Dosen Pembimbing Lapangan: Pipit Utami, S.Pd.T., M.Pd

02 · Analisis produk

Rancangan / Perencanaan Pembelajaran

Analisis hubungan tujuan, aktivitas, dukungan belajar, dan evaluasi berdasarkan refleksi praktik.

🧭
ANALISIS 01

Kesesuaian rancangan dengan pelaksanaan

Rancangan pembelajaran yang disusun bersama Guru Pamong terlaksana dengan baik. Strategi interaktif dan media digital memberi ruang bagi diskusi, pengerjaan tugas kelompok, serta tanya jawab. Lebih dari 75% siswa dilaporkan terlibat antusias.

  • Kekuatan: pembelajaran berpusat pada siswa dan mendorong kolaborasi.
  • Hal yang perlu ditingkatkan: pengelolaan waktu dan pemerataan fokus seluruh siswa.
⏱️
ANALISIS 02

Efektivitas alur dan manajemen kelas

Gangguan dari ponsel, ajakan bercanda, bermain gim, dan beberapa siswa yang kurang fokus di laboratorium menjadi tantangan. Rancangan berikutnya perlu memuat aturan perangkat yang jelas, instruksi bertahap, serta alokasi waktu yang terukur tetapi fleksibel.

  • Perbaikan: tujuan dan instruksi disampaikan ringkas di awal.
  • Tindak lanjut: cek pemahaman singkat di setiap tahap.
Artefak yang perlu dilampirkan: modul ajar/RPP yang benar-benar digunakan, tujuan pembelajaran, LKPD, serta catatan revisi dari Guru Pamong. Unggah berkas asli agar analisis dapat dikaitkan langsung dengan dokumen.
03 · Konten & media

Analisis Materi dan Media

Meninjau kejelasan isi pembelajaran dan peran media dalam membantu siswa belajar.

📚

Analisis materi pembelajaran

Materi perlu disampaikan dengan bahasa yang mudah dipahami, tenang, dan relevan dengan bidang kejuruan siswa. Umpan balik Guru Pamong menekankan konteks yang dekat dengan dunia siswa dan panduan/tutoring yang lebih terarah.

  • Hubungkan konsep dengan contoh atau masalah autentik.
  • Urutkan penjelasan dari sederhana ke kompleks.
  • Sediakan contoh langkah kerja dan kesempatan mencoba.
  • Tambahkan pertanyaan cek pemahaman.

Catatan: judul/topik dan urutan materi spesifik perlu disesuaikan dengan modul ajar yang dilampirkan.

🖥️

Analisis media pembelajaran

Media digital dan aktivitas interaktif dinilai mampu menarik minat dan mendukung partisipasi. Namun, penggunaan perangkat juga berpotensi menjadi distraksi jika aturan dan tugas tidak dijelaskan sejak awal.

  • Gunakan media untuk memperjelas konsep, bukan sekadar dekorasi.
  • Berikan instruksi penggunaan perangkat dan batas waktu.
  • Siapkan alternatif jika perangkat atau jaringan bermasalah.
  • Akhiri dengan rangkuman/cek pemahaman.

Tambahkan tangkapan layar media, tautan presentasi, LKPD digital, atau kuis yang benar-benar digunakan.

04 · Dokumentasi praktik

Analisis Video Pelaksanaan

Gunakan video untuk melihat kembali keputusan mengajar dan respons peserta didik.

🎬

Peran video dalam refleksi praktik

Video pelaksanaan praktik mengajar dapat menjadi bahan untuk meninjau kembali proses pembelajaran secara lebih objektif. Melalui dokumentasi, calon guru dapat memperhatikan bagaimana tujuan disampaikan, bagaimana materi dijelaskan, bagaimana siswa merespons, serta bagaimana situasi kelas dikelola.

Berdasarkan refleksi LK3, hal yang penting untuk diperhatikan adalah keterlibatan mayoritas siswa yang sudah cukup baik dan masih adanya sebagian siswa yang terdistraksi oleh ponsel, bercanda, atau kurang fokus saat penjelasan materi.

Aspek yang menjadi bahan refleksi

  • Pembukaan: penyampaian tujuan dan kesiapan peserta didik mengikuti pembelajaran.
  • Penyampaian materi: ketenangan berbicara, pilihan bahasa, dan keterkaitan materi dengan konteks siswa.
  • Interaksi: kesempatan siswa untuk bertanya, berdiskusi, dan menyelesaikan tugas.
  • Pengelolaan kelas: strategi menangani distraksi dan menjaga fokus.
  • Penutup: rangkuman, pemeriksaan pemahaman, dan arahan tindak lanjut.

Penjelasan ini merupakan kerangka analisis berdasarkan refleksi tertulis; rincian adegan video tertentu tidak dinyatakan karena video tidak disertakan dalam bahan.

05 · Peran profesional

Analisis Kegiatan Nonmengajar

Catat kontribusi di luar kegiatan penyampaian materi dan pengaruhnya pada profesionalisme.

🤝

Kolaborasi dan komunikasi

Koordinasi dengan Guru Pamong menjadi bagian penting dalam memperbaiki rancangan pembelajaran. Umpan balik yang diterima dapat dijadikan dasar untuk menyelaraskan strategi, bahasa, waktu, dan bentuk pendampingan.

🗂️

Dokumentasi dan tanggung jawab

Pengumpulan perangkat ajar, pencatatan hasil observasi, dokumentasi kegiatan, dan penyusunan refleksi membantu menjaga kesinambungan antara perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi.

Lengkapi bagian ini dengan kegiatan nonmengajar yang benar-benar dilakukan, misalnya rapat/koordinasi, observasi lingkungan sekolah, pendampingan siswa, piket, atau kegiatan sekolah. Jangan mencantumkan kegiatan yang tidak dialami.
06 · Asesmen

Instrumen Penilaian dan Analisis

Contoh instrumen reflektif yang dapat diselaraskan dengan tujuan pembelajaran dan bukti nyata di kelas.

Contoh rubrik observasi proses belajar

Gunakan rubrik ini sebagai draf. Sesuaikan indikator dan bobot dengan instrumen asli yang dirancang untuk praktik mengajar.

AspekIndikator yang diamatiSkor 1Skor 2Skor 3Skor 4
PartisipasiMenyimak, bertanya, menjawab, atau berkontribusiBelum tampakJarangSeringKonsisten dan aktif
KolaborasiBerbagi tugas dan menghargai pendapatBelum bekerja samaPerlu banyak arahanBekerja samaMendukung kelompok
Pelaksanaan tugasMengikuti instruksi dan menyelesaikan tugasBelum selesaiSelesai dengan banyak bantuanSelesai dengan sedikit bantuanMandiri dan tepat
Fokus belajarMenggunakan perangkat sesuai kegiatanSering terdistraksiPerlu diingatkan berulangUmumnya fokusFokus dan bertanggung jawab

Skala draf: 1–4. Total skor dapat dihitung dengan menjumlahkan skor tiap aspek; jika digunakan untuk penilaian resmi, tetapkan bobot, kriteria, dan cara konversi terlebih dahulu.

Analisis instrumen

Indikator mengamati proses yang relevan dengan temuan praktik: partisipasi, kolaborasi, penyelesaian tugas, dan fokus. Rubrik memudahkan pencatatan yang lebih konsisten dibandingkan kesan umum semata.

Perbaikan yang disarankan

Lengkapi rubrik dengan indikator hasil belajar sesuai tujuan, ruang catatan bukti, serta umpan balik individual. Bandingkan hasil observasi dengan pekerjaan siswa dan refleksi mereka agar kesimpulan lebih kuat.

07 · Refleksi diri

Dari pengalaman menuju perbaikan.

Refleksi berdasarkan LK3 Praktik Mengajar Terbimbing.

“Pembelajaran yang interaktif sudah membuka ruang partisipasi, tetapi setiap siswa tetap membutuhkan arahan, dukungan, dan suasana belajar yang membantu mereka fokus.”

Pengalaman ini menunjukkan bahwa penggunaan media digital dan aktivitas kolaboratif dapat mendorong keterlibatan mayoritas siswa. Tantangan konsentrasi mengingatkan saya bahwa rancangan yang baik harus disertai pengelolaan kelas yang jelas, instruksi terarah, serta pemantauan keterlibatan secara merata.

Menindaklanjuti masukan Guru Pamong, saya akan mengatur waktu tiap tahap dengan lebih terukur, menyampaikan materi secara tenang dan santai, memakai bahasa yang dekat dengan siswa, memberi tutoring bertahap, serta memberikan apresiasi secara berkala untuk meningkatkan rasa percaya diri.

Aturan perangkatTutoring terarahApresiasiWaktu fleksibel
08 · Penjelasan produk

Perangkat dan Bukti Pembelajaran

Uraian setiap komponen pendukung pembelajaran, disusun dari pengalaman praktik dan refleksi tertulis.

📄

Perangkat ajar / LKPD

Perangkat pembelajaran menjadi pedoman agar kegiatan di kelas berjalan terarah, mulai dari tujuan, penyampaian materi, aktivitas peserta didik, hingga evaluasi. Dalam praktik yang direfleksikan pada LK3, rancangan disusun bersama Guru Pamong dan diterapkan melalui pembelajaran interaktif, diskusi, tugas kelompok, serta tanya jawab.

Rancangan tersebut telah mendukung suasana kelas yang kolaboratif. Pengembangan berikutnya perlu menata alokasi waktu tiap tahap secara lebih terukur, memberi instruksi yang ringkas, dan menyesuaikan bahasa serta contoh agar dekat dengan bidang kejuruan siswa.

🖼️

Media pembelajaran

Media digital dan aktivitas interaktif dimanfaatkan untuk membantu penyampaian materi serta mendorong perhatian dan partisipasi peserta didik. Berdasarkan LK3, pendekatan ini membuat kegiatan diskusi, tugas kelompok, dan tanya jawab lebih hidup, dengan keterlibatan sekitar 75% atau lebih dari siswa.

Penggunaan perangkat digital tetap perlu disertai arahan yang jelas karena sebagian siswa dapat terdistraksi oleh ponsel atau aktivitas di luar pembelajaran. Oleh karena itu, media sebaiknya dipadukan dengan aturan penggunaan perangkat, panduan langkah demi langkah, dan pemeriksaan pemahaman.

📝

Instrumen dan hasil penilaian

Penilaian proses pembelajaran perlu memperhatikan keterlibatan siswa saat menyimak, bertanya, berdiskusi, mengerjakan tugas, dan mengikuti instruksi. Refleksi LK3 mencatat bahwa sekitar 75% siswa sudah mengikuti pembelajaran dengan baik, sementara sebagian siswa masih memerlukan arahan untuk menjaga konsentrasi.

Hasil tersebut menjadi dasar refleksi untuk meratakan keterlibatan kelas, bukan hanya melihat keberhasilan dari siswa yang aktif. Instrumen yang baik dapat dilengkapi catatan observasi, hasil pekerjaan, dan umpan balik, sehingga keputusan perbaikan didukung bukti yang lebih beragam. LK3 tidak mencantumkan nama instrumen penilaian formal secara terperinci.

🎬

Video praktik mengajar

Video praktik dapat digunakan sebagai bahan refleksi untuk meninjau pembukaan pembelajaran, kejelasan penjelasan, interaksi dengan peserta didik, pengelolaan kelas, dan penutupan. Peninjauan ulang membantu calon guru mengenali bagian yang sudah efektif dan menentukan aspek yang perlu ditingkatkan.

Mengacu pada refleksi tertulis, perhatian khusus dapat diberikan pada cara menyampaikan materi dengan tenang dan santai, penggunaan bahasa yang mudah dipahami, pemberian tutoring yang terarah, serta respons ketika siswa kehilangan fokus. Karena file video tidak terdapat pada bahan yang diberikan, uraian ini merupakan panduan analisis, bukan klaim pengamatan terhadap adegan video tertentu.